Archive for October, 2005

the old quotes

Saturday, October 22nd, 2005

diantara hitam dan putih ada abu-abu
Berada diantara keduanya
ditengah-tengah,
absurd..
It’s totally being absurd today,
mungkin berjalan ke yang lebih gelap untuk hari ini, menyalakan pelita yang tak pernah kubiarkan meredup disini, jauh dalam sekat-sekat tubuh yang kompleks.
I wish I was special for this thing..
padahal bahagia itu cukup demokratis.
bahagia ternyata punya banyak syarat.. *fuih..*

11:52

Monday, October 17th, 2005

10:41>>auxiliary work>>4
Ditengah istirahat yang singkat ini, ada mimpi itu lagi?
Okey..mungkin pembahasan yg belum tuntas saja semalam.
“Damn!! I hate to hear this alarm sound!”
11:05>>turn off the alarm
Berhasrat untuk menulis sesuatu dalam blogs.
*Sigh*
going to the toilet..
11:08>>auto in
memulai posting blogs, ditengah maki-maki suara orang-orang yang entah siapa.
11:41>>Bingo!
Kenapa harus mimpi yang sama pada dua Mei kemarin?
11:47>>Got IT!
Damn! I Know it’s you.. I know it’s Love :)

Catatan Kuning

Friday, October 14th, 2005

Sabtu-ku,hari ini benar-banar terik menyengat, seperti kata-katanya yang entah darimana (kurasa bukan hati).
Butakah?? tak menampak lagikah sesosok tulang rangka disini? yang mulai terkena kanker hati stadium tinggi..
                                                             >>menghela nafas…
Sudah saatnya berajak dari situ, cukup dusta yang terbungkus rapi dengan kertas kado warna merah marun, janji yang indah berpita (yuuckk..!!)
                                                             >>hampir muntah..
Tak pernah lagi ada kita esok hari..benar-banar sudah terlalu muak, benar-benar benci.
Ya.. Itu sudah menjadi debu yang melayang di jalan-jalan. Selamat tinggal debu!
Dusta Dusta Dusta dan makin banyak Dusta..!!
                                                             >> menampik angin, lalu terduduk..
Selama ini aku hanya boneka yang selalu tampak baru di depan mu, dan kurasa itu sudah terlalu cukup. Pergilah membawa semuanya, kuharap tidak pernah lagi ada obsesi tentang segalanya.
Aku sudah benar-benar bulat, bintang ku sudah jatuh..
                                                             >>menegadah, dan menunjuk..
Berharap menemukan bintang yang lain..

JusT Be

Friday, October 14th, 2005

Sepi,
hanya kita,
aku dan kamu..
(aku dan kamu masih "kita" bukan?)
Ada siluet hujan yang menari dibawah sinar lampu jalan.
Wangi tanah tandus yang bius sukma, lalu lalang, tak nampak lidah yang membuat kata-kata.
Kita terlalu jenuh bercerita, tak ada lagi frame kosong dalam otak ini. Pagar tinggi enggan menyapa,
"…please be still in my heart,
…just be still in my brain…"
Membayangkan senandung lagu itu dalam waktu ini, berharap bisa terbang, ke halte beraja..
Dimana beraja ku sekarang?
Ingatkah ia tentang sesuatu yang gila, yang pernah membalut kalbu?yang menambal lubang-lubang ego ini?
"…please be still in my heart
…just be still in my brain.."
Siapapun,
sekarang,
(yang entah siapa dan entah dimana)
                                                                                        >>song by NAIF-Just Be<<

KAMU!!

Friday, October 14th, 2005

Setiap jarum itu hujam, yang tanpa henti.
Lalu sekarang kau ingin ikut, menari dengan hati-hati. tapi tetap menusuk dalam hentak-hentak. memintaku untuk terus terhenyak dalam satu dua dan tiga birama nya.
Itu aku dengan segala kata dan sikap yang jelas-jelas salah, dan itu memang salah. Bukan untuk dirutuki bukan? Hanya saja sayap-sayap itu sudah timpang kesalah satu sisi saja, aku sudah siap untuk menukik tanpa kendali mu lagi.
Walau sisa gula-gula kemarin masih terasa manis di lidah ku dan caramelnya masih terselip di sela-sela gigi bungsu ku yang masih setengah tumbuh, dan masih ada harapan-harapan disana.. Tapi jika tetap ingin pergi silakan, dan kembali dengan segala ketidaksempurnaan yang mengaggumkan –>>cc<<–