Catatan Kuning
Sabtu-ku,hari ini benar-banar terik menyengat, seperti kata-katanya yang entah darimana (kurasa bukan hati).
Butakah?? tak menampak lagikah sesosok tulang rangka disini? yang mulai terkena kanker hati stadium tinggi..
>>menghela nafas…
Sudah saatnya berajak dari situ, cukup dusta yang terbungkus rapi dengan kertas kado warna merah marun, janji yang indah berpita (yuuckk..!!)
>>hampir muntah..
Tak pernah lagi ada kita esok hari..benar-banar sudah terlalu muak, benar-benar benci.
Ya.. Itu sudah menjadi debu yang melayang di jalan-jalan. Selamat tinggal debu!
Dusta Dusta Dusta dan makin banyak Dusta..!!
>> menampik angin, lalu terduduk..
Selama ini aku hanya boneka yang selalu tampak baru di depan mu, dan kurasa itu sudah terlalu cukup. Pergilah membawa semuanya, kuharap tidak pernah lagi ada obsesi tentang segalanya.
Aku sudah benar-benar bulat, bintang ku sudah jatuh..
>>menegadah, dan menunjuk..
Berharap menemukan bintang yang lain..
October 16th, 2005 at 11:14 am
holly shit! keren bgt fa! i can see the next big thing in you!! i lope it lope lope it! bubbyeee…………
November 13th, 2005 at 5:29 pm
Sialan, bintang jatuh lagi.
minggu-ku kuhabiskan untuk mencari bintang jatuh.
berharap ia hanya ilusi.
Sialan, dia di hadapanku
terpaksa aku ambil, atau tidak, atau kubuang saja?
Tau dari mana dia untukku?
Sialan, dia bersinar di tanganku
kubawa saja, siapa tau bisa menerangi kamarku.
kalau untuk menerangi hatiku?
Sialan, dia membakar hatiku
panas, sakit, pedih, perih.
kutahan saja
Sialan, dia terbang menjauh
>>menengadah, dan menunjuk..
Berharap menemukan bintang lain..
November 13th, 2005 at 8:23 pm
om is itu darimana?
*penasaran!*
November 13th, 2005 at 9:16 pm
maksudnya darimana?
tulisan di atas balasan tulisan elo yang bagus. Gue seneng ngacak2 blog orang dengan komentar2 nggak jelas. sorry. hehehehe… btw, nice blog. Ternyata bakat olva hebat juga. Jangan lupa maen2 ke http://pangerankucing.wordpress.com