KAMU!!

Setiap jarum itu hujam, yang tanpa henti.
Lalu sekarang kau ingin ikut, menari dengan hati-hati. tapi tetap menusuk dalam hentak-hentak. memintaku untuk terus terhenyak dalam satu dua dan tiga birama nya.
Itu aku dengan segala kata dan sikap yang jelas-jelas salah, dan itu memang salah. Bukan untuk dirutuki bukan? Hanya saja sayap-sayap itu sudah timpang kesalah satu sisi saja, aku sudah siap untuk menukik tanpa kendali mu lagi.
Walau sisa gula-gula kemarin masih terasa manis di lidah ku dan caramelnya masih terselip di sela-sela gigi bungsu ku yang masih setengah tumbuh, dan masih ada harapan-harapan disana.. Tapi jika tetap ingin pergi silakan, dan kembali dengan segala ketidaksempurnaan yang mengaggumkan –>>cc<<–

Leave a Reply