Archive for January, 2006

Abu-abu

Sunday, January 29th, 2006

tampak abu-abu lagi,
dan itu saja..
22 tahun dan aku hanya terus berlari
selasar, jalan raya, gang tikus dan gang ‘punten’
‘ntah sudah berapa traffic lights yang kulewati di jalan yang sama
Pada waktunya aku selalu ingat untuk kembali lagi,
jadi sepertinya this runaway project cukup disini.
Berubah untuk dicintai atau berubah untuk mencintai,
keputusan yang selalu berada di jalur abu-abu ku.

Lalu ketika hari ini aku menginginkan ada, tampak tak pernah ada
untuk sekedar menyapa atau meng anggukan kepala.
Kalau saja dia tau, hati ini bukan abu-abu untuknya.
Hari ini menginginkan ada, setidaknya 1 orang dari 2juta manusia disini
menganggap aku ada, seorang "Olva Patriani" bukan lagi kontradiksi keluarga
untuk memberikan ku nama itu. (Pap, Mam Miss ya all the way today..)

Setidaknya dia tidak menolak untuk membaca,
bukan hanya melihat sisi abu-abu ku.
Tuhan itu doa-ku untuk hari ini…

huh..

Wednesday, January 25th, 2006

Bukan saja software baru yang sama sekali “untouchable” buatku hari ini.
Tiba-tiba mendadak ingin seklai menjadi autis sepertimu,
tidak perlu banyak berkata-kata untuk menunjukan ‘aku hari ini’
Is that your fault or mine??

damndamndamn

Tuesday, January 17th, 2006

aku tidak benar,
sama sekali.
dan juga memang salah
tapi saja ketika membran otak ini mengirim sinyal untuk maju
lagi-lagi luap emosi ku datang dan langsung luluh lantah,

sebagai contoh untuk mencintai,
caraku adalah melihatnya dari kejauhan,
sampai detail panjang jari tangannya pun aku tahu benar,
tapi hanya itu, karena tak pernah ada kata-kata.

Aku terlalu diam untuk menyenangkannya,
I wan’t him, n I did nothing
silence’s gold.. n now he’s gone