no sign!
untuk akhir yang terprediksi, dan aku tersandar pada itu.
sesuatu yang aku tau benar-benar dan pasti,
meninggalkan puing-puing yg bernama debu, debu yang tertinggal di labirin hati
hati?
apa masih ada bongkahan bernama hati di situ?
dan kamu masih juga tidak mengerti pada kata-kata surealis ini,
sebegitu nyinyirnya kah? atau memang sama sekali tidak ada hitungan persen jiwa seni yang ada disitu?
u know that!!!
April 7th, 2006 at 9:40 pm
apa masih ada bongkahan bernama hati di situ?
<== pertanyaan yang sulit untuk nyari jawabannya… terkadang siempunya-hati-pun merasa tidak yakin apakah ada atau tidak…….
atau memang sama sekali tidak ada hitungan persen jiwa seni yang ada disitu? <=== idem…. gaw gak perlu paste jawaban di atas kan bu… hehehe
olveeeeeeeeeee kangennnnnnnn !!!
April 18th, 2006 at 6:50 pm
Kau tau aku datang membawa buliran debu.
Kurekatkan debu itu dalam sela2 bongkahan hatimu.
Dan menjadikannya kembali satu.
Kau tau ku tak akan menghancurkan bongkahan hatimu yang telah menyatu.
…Walau mungkin suatu saat kuberikan bongkahan hatimu pada yang lain.
Untuk dijaga
dan
dicinta!
Hanya perlu kau ingat satu.
Di sela2 bongkahan hatimu masih ada buliran debu.
Buliran debu hatiku!