detik

Detik punya tentang banyak hal yang salah, hingga aku punya banyak pelajaran tentang hidup. Untuk berusaha terus maju dan tau kapan harus mundur.
Bunda juga tau detik itu, sebesar cinta dalam jarak, kesabaran atas penantian dan setia tanpa balas.
Detik pada bagian nocturno yang memang muncul hanya malam hari dan bagian terik yang terang. Tidak pernah saling mencuri.
Semua itu karena detik waktu yang berjalan, tidak tersia-sia.
Untuk semua itu bahkan aku tidak berharap untuk berkedip,
karena aku berhutang pada detik untuk hidup,
terutama atas keberadaanmu dalam ribuan detik kemarin.

3 Responses to “detik”

  1. Ady Says:

    detik, kita lalui tanpa pernah kita sadari keberadaannya
    kita hanya berjalan dan menyadari detik-detik telah berlalu
    bersama semua memori diatasnya

    dan terus berjalan menuju detik-detik baru yang akan datang……….

  2. PangeranKucing Says:

    saat kehadiranku pada ribuan detikmu,
    detik kita,
    tak pernah ada sesal,
    karena seperti katamu, tidak ada detik yang tersia-sia,

    aku bukan mutan waktu,
    yang bisa menghentikan detik,
    agak kebersamaan semakin lama,

    kita korban waktu,
    dengan detiknya yang tak sanggup berhenti…

  3. Cyak Says:

    kankuhentikan detik supaya bisa lebih lama bersamu.. (jika itu yang kau mau sayang)
    tapi kita sama2 penasaran untuk mengetahui keajaiban apa yang akan ada di detik berikutnya……

Leave a Reply