dan kita bersama lagi, kini di lantai dengan view gedung tinggi dan asap yang mengelilingi,
menyandar pada 2 baris besi. Wangi yang berbeda dengan tatap yang masih sama.
N.Y.A.M.A.N
Dan masih juga seperti itu.
Masih ada 2 jam sebelum perpisahan lagi,
tak ada tapak tangan di jendela, dan tdk ada pelukan atau cium,
karena aku sudah nyaman dalam diam,
.. kamu tau… aku ingin loncat!
(dan pasti aku ikut serta)
Jangan bilang tak ada peluk, sebab aku akan memberimu nanti,
kalau aku menolak?
(tidak mungkin! sebab kamu yang minta tadi)
Sudahlah… karena…
kebetulan sama ketika ada glitter di pipiku.
ciuman yang aneh…
Sebuah syair mengalun di telingaku,
"Kau… tiada yang lain yang pantas untukku… yang seharusnya ku cinta…"
Andai kamu tau, aku ingin mengecupmu saat itu…
……………………
Konayuki mengalun lagi…
……………………
telinga kita terhubung satu kawat tembaga yang sama
……………………
masih ingat…
luv u, miss u
mwa?
apa kabar mereka?
dan hati yang sudah berjalan sendiri-sendiri…
ada intermezzo lain di siku-siku antara hati dan otak.
"Peluk aku, ciumlah aku.. sayaaaaang…:
dan seperti fade out
kitapun seperti itu…