Lavender, Umbra dan Kamu

 

"pada intinya, tumbuh liar dan sangat gelap.. "

   

sepanjang jalan besi ini,
mengingatmu dengan sisi-sisi berbeda.
dan bilah pedang lingkaran yang sama
tetap menusuk sementara hidung ini mencium wangi sendu-senduan
LAVENDER
Enggan terbuai, malas beranjak.
Jalan besi setiao harinya, menyadari saya harus dengan ego yang berbeda.
Dan kita semua menunggu gerhana bulan total 4 Maret nanti.
UMBRA
kamu cuma seperti umbra dalam bulan hati saya.
Lavender-mu sudah hampir habis,
hanya testi bilah pedang disitu,menguliti.
Sebentar lagi saya harus turun menyebrang sampai menara.
Sudah habis wangi lavender-mu.
menikmati hidup,
dan saya sudah melupakan kamu..

Cat :

Lavender
; Karena telah ditanam dan dikembangkan di taman-taman di
seluruh dunia, tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh liar di daerah di
luar daerah asalnya.

Umbra
; bayangan inti yang berada di bagian tengah sangat gelap pada saat terjadi gerhana bulan.

4 Responses to “Lavender, Umbra dan Kamu”

  1. -aLwAys Says:

    cerita donk va…

  2. ' ' ' firabliz Says:

    Noda gelap itu menjadi suratan yang tertulis kemudian,
    di sebelahmu penumbra memberi jarak menuju gemerlap mentari
    cahayanya lemah namun menjadi titik awal perjalanan baru
    Bulir - bulir cahaya itu menjadi sosok kesejukan,
    untuk menapaki jalan berbatu itu

    nb. ga ngerti nulis apa, asal nulis aja… :D

  3. OnRaN Says:

    ini teh pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ya oLp ??

    (V)(^_^).

  4. Iqbal Says:

    umbra dan lavender itu sekarang sudah menyatu bukan?
    menjadi nyayian keindahan tuk dinikmati…

Leave a Reply